Sejarah & Awal Mula Kain Besurek DI Kota Bengkulu

|| || , || Leave a Komentar
  Kerajinan Kain Besurek mulai dikenal oleh Masyarakat Bengkulu yaitu pada saat pengasingan pangeran Sentot Ali Basa dan keluarganya di bengkulu oleh Kolonial Belanda. Pada saat pengasingan itu keluarga Sentot Ali Basa membawa bahan dan peralatan membuat batik, yang tujuannya untuk mengisi kesibukan selama di pengasingan. Pada saat keluarga Sentot Ali Basa melakukan pekerjaan membatik, warga Bengkulu melihat dan memperhatikan mereka. Kemudian warga Bengkulu tersebut tertarik dan minta untuk belajar pada keluarga Sentot Ali Basa untuk membuat batik. Kemudian warga Bengkulu belajar membatik sampai bisa. Namanya tetap batik. Batik berasal dari kata jentik yang berarti tulisan.

  Keahlian yang telah didapat masyarakat Bengkulu itu terus dilakukan higga sekarang. Untuk menjaga kelestarian (kelangsungan) Kain Besurek sampai kapanpun, sekarang ini dilakukan pembinaan oleh beberapa lembaga antara lain Departemen Industri & perdagangan, Departemen Pariwisata, Departemen Pnedidikan & Kebudayaan, dimana menetapkan Kain Besurek sebagai mata pelajaran di sekolah.

  Kerajinan membatik resmi berganti nama menjadi kerajinan Kain Besurek saat pemerintahan daerah tingkat I dijabat oleh Razie Yahya. Banyak orang menyebutnya sebagai batik besurek, padahal sebenarnya yang benar adalah Kain Besurek.

  Kain Besurek berasal dari dua kata, yaitu Kain dan Besurek. Kain adalah Tekstil. Besurek berasal dari dua kata juga, yaitu be(r) yang artinya mempunyai / memiliki, dan surek dari bahasa bengkulu yang artinya surat / tulisan. Jadi, Kain Besurek artinya "Kain yang memiliki tulisan / surat".

  Tulisan / surat yang tertera pada pada Kain Besurek tersebut dinamakan motif.




sumber : guru smp n 02 kota bengkulu
/[ 0 Komentar Untuk Artikel Sejarah & Awal Mula Kain Besurek DI Kota Bengkulu]\

Posting Komentar

Tinggalkan komentar yang baik agar blog ini jadi semakin baik juga. Mohon jangan nge-Spam disini. Terima kasih.