Avira Free Antivirus

|| || , || Leave a Komentar

   Saat ini, Avira GmbH mengklaim bahwa jumlah penggunanya semakin bertambah di seluruh dunia, merujuk pada jargon bahwa Avira Antivir adalah solusi untuk menangkal dan mengamankan komputer Anda dari gangguan virus, spam, dan sejenisnya yang banyak beredar di internet.
   Yang menarik, pihak developer secara terus-menerus melakukan perbaikan atas bug-bug Avira Antivir dengan mengeluarkan versi baru setiap periode tertentu. Tidak itu saja, Avira Antivir juga dilengkapi dengan kemampuan memperbaiki kerusakan program dan data akibat ulah virus. Hal ini menjanjikan kenyamanan tersendiri bagi penggunanya sehingga wajar jika jumlah pengunduh bertambah dari hari ke hari.

Setidaknya, Avira Antivir memenuhi standard kompetensi antivirus sebagai berikut.


  •     Mudah dalam proses instalasi dan penggunaannya, sehingga tidak menyulitkan pengguna yang masih awam. 
  •     Mampu melindungi PC/ laptop berupa proteksi yang aman. 
  •     Mampu mengkarantina file-file yang terinfeksi serta menjaganya dari serangan virus. 
  •     Akurat dalam mendeteksi virus tanpa menimbulkan kerusakan pada program/ software lainnya. 
  •     Dilengkapi laporan aktivitas scanning secara real-time untuk prediksi running program. 
  •     Dilengkapi layanan bantuan, support via email, online chat, dan sebagainya. 
   Setiap antivirus memiliki keenam aspek kompetensi yang disebutkan di atas dengan tingkat yang berbeda-beda. Karena itu, pengguna komputer memiliki banyak alternatif pilihan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
   Sebuah situs lembaga survey internet terkemuka, toptenreviews.com, secara berkala menampilkan hasil review, dan pada 2010, Avira Antivir termasuk dalam kelompok 10 Antivirus terbaik, bersama-sama sembilan antivirus lain, yaitu: BitDefender Antivirus, Kaspersky Anti-Virus, Webroot AntiVirus with SpySweeper, Norton AntiVirus, ESET Nod32 Antivirus, AVG Anti-Virus, F-Secure Anti-Virus, G DATA AntiVirus, dan Trend Micro

Berdasarkan pengalaman pengguna komputer, Avira Antivir memiliki keunggulan sebagai berikut.


  •    Avira versi kompatibel untuk dijalankan pada operating system apa pun; Windows 2000, XP, Vista, Windows7, XP64 bit, Vista64 bit, dan Windows7 64 bit.
  •     Memiliki tingkat ketelitian tinggi, bahkan mampu mendeteksi crack dalam scan komputer. 
  •     Tingkat keamanan lebih tinggi karena proses scanning tidak mudah dihentikan dengan task manager maupun process explorer. 
   Avira mampu mendeteksi beberapa “kenakalan” serupa virus, seperti:
  •    Adware/ spyware (iklan berbahaya).
  •    Back Door Client (BDC).
  •    Dialer, semacam program susupan untuk menghubungi nomor orang lain dan tagihan dibebankan pada user.
  •    File berekstensi ganda yang patut dicurigai sebagai virus.
  •    Games yang berbahaya bagi PC.
  •    Jokes dan program-program lelucon yang disusupi virus.
  •    Phising.
  •    Security Privacy Risk.
  •    Unusual Runtime Compression.
  •    Tampilannya elegan dan dinamis, enak dipandang. 
  •    Pada versi Avira Antivir Personal Free Antivirus, sudah terintegrasi dengan pendeteksi Rootkit. 
  •    Proses scan relatif cepat karena hanya memakai resources memori yang relatif kecil. Begitu juga dengan proses update, jauh lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya.
  •    Dilengkapi fasilitas automatic update dengan proses yang sangat mudah. 
  •    Dilengkapi fasilitas pencarian nama virus, dan mampu menambah Scheduler scan. 
  •   Dilengkapi fitur Parental Control yang sangat bermanfaat untuk memproteksi koneksi internet ke situs-situs pornografi, terutama apabila komputer dipakai oleh anak-anak. 

    Namun, di antara kelebihan yang disebutkan tersebut, Avira Antivirus memiliki beberapa kelemahan yang harus diwaspadai. Beberapa kelemahan Avira Antivirus berdasarkan pengalaman pemakai adalah sebagai berikut.
  •    Keluhan yang paling banyak disampaikan pengguna Avira adalah kesalahan mendeteksi file berekstensi exe sebagai virus, misalnya pada file crack dan keygen.
  •    Untuk user yang melakukan update manual, agak sedikit direpotkan dengan download file yang cukup besar. Saat ini, file update tersedia dalam ukuran 15 MB dan belum ada yang lebih kecil dari itu.
  •    Proses scanning tidak mudah untuk di-kill process. Kadang-kadang, menimbulkan masalah pada komputer dengan RAM kecil. Untuk diketahui, resources memori yang digunakan Avira dalam proses scanning berkisar 12-14 MB.
  •    Tampilan scan tidak bisa di-maximize.
  •    Scanning custom hanya menyediakan scan drive, tidak bisa scan folder.
  •    Pada komputer dengan file quaranteine yang cukup banyak, akan mengalami masalah pada saat loading menu Quarantine. Proses loadingnya terasa lambat. Begitupun saat akan menyeleksi file yang dikarantina tersebut.
  •    Avira kurang bersahabat dengan pemakai software gratis karena tingkat ketelitian yang tinggi Avira dalam mendeteksi file crack. 


/[ 0 Komentar Untuk Artikel Avira Free Antivirus]\

Posting Komentar

Tinggalkan komentar yang baik agar blog ini jadi semakin baik juga. Mohon jangan nge-Spam disini. Terima kasih.